harga coconut fiber

Harga coconut fiber ekspor cukup beragam. Perkiraan harga produk ini memiliki kisaran Rp 1.900 di tingkat para petani. Namun semua dapat berubah sesuai dari kondisi produksi perusahaan atau pengrajin.

Untuk pertama kalinya ekspor coco fiber dilakukan ke negara Tiongkok. Ekspor tersebut berhasil dilakukan oleh binaan koperasi serabut kelapa petani yang memiliki produk khusus serabut kelapa atau coco fiber untuk komoditi ekspor.

Namun sebelum Anda tahu informasi terkait dengan harga coconut fiber sebaiknya tahu dulu apa produk yang satu ini.

Pengertian dan Harga Coconut Fiber

Coconut fiber merupakan serat yang dihasilkan dari bahan dasar kulit batok kelapa. Serat sabut kelapa, atau dalam perdagangan internasional [populer dengan sebutan coir mats, Coco Fiber, coir yarn, Coir fiber, and rugs, adalah produk hasil dari pengolahan sabut kelapa.

Untuk serat ini digunakan juga dalam berbagai aplikasi seperti pembuatan matras, tali, sabuk, dan bahkan bahan baku untuk pembuatan karpet.

Serat ini juga digunakan dalam industri pertanian sebagai media tanam dan bahan baku untuk pembuatan pot tanaman. Karena banyaknya pemanfaatan dari produk kerajinan yang satu ini harganya cukup menarik.

Apalagi untuk bahan yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai penjualan harga barang ekspor ke berbagai negara. Karena belum banyak yang memproduksinya, membuat serat sabut kelapa ini memiliki harga cukup tinggi.

Cara Pembuatan Coco Fiber

Sebenarnya harga coconut fiber cukup tinggi karena proses pembuatannya tidaklah mudah. Untuk membuat coconut fiber, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Ambil serat dari batang pohon kelapa yang sudah matang. Serat ini dapat diperoleh dengan mengupas lapisan luar dari batang pohon kelapa menggunakan pisau atau alat lain yang sesuai.
  2. Bersihkan serat dari kotoran dan debu dengan mencuci serat dengan air.
  3. Setelah serat bersih, campurkan dengan natrium hidroksida (NaOH) dengan perbandingan 1:5 (1 bagian serat : 5 bagian NaOH) dan diaduk hingga rata.
  4. Setelah itu, masukkan campuran serat dan NaOH ke dalam wadah yang terbuat dari plastik atau logam, dan tutup rapat.
  5. Biarkan campuran itu dalam wadah selama 2-3 hari, atau sampai serat menjadi lembut dan mudah diurai.
  6. Setelah itu, bilas serat dengan air hingga bersih dan jangan lupa untuk mengubah air beberapa kali sampai tidak ada tanda-tanda NaOH.
  7. Kemudian keringkan serat dengan cara dijemur di bawah sinar matahari sampai kering.
  8. Setelah kering, serat coco fiber siap digunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk media tanam, bahan isolasi, dll.

Spesifikasi Coconut Fiber untuk Ekspor

Coconut fiber, atau serat dari batang pohon kelapa, dapat digunakan dalam berbagai produk ekspor, seperti bahan baku untuk tepat ganti kayu, bahan pengisi untuk karpet, dan bahan pengisi untuk cat dan plester. Spesifikasi mempengaruhi harga coconut fiber untuk mengekspornya. Adapun spesifikasinya meliputi:

  • Ukuran serat: umumnya antara 2-6 mm
  • Kemurnian: harus bebas dari kotoran dan tanaman lain
  • Kelembaban: kurang dari 15%
  • Kekerasan: harus kuat dan tidak mudah patah
  • Warna: harus alami dan tidak boleh dicelup
  • Kontaminasi: harus bebas dari pestisida dan bahan kimia lain

Perlu Anda ingat bahwa standar ekspor coconut fiber dapat berbeda di negara importir, dan konsumen dapat meminta standar yang berbeda dari  satu dengan yang lainnya.

Harga coconut fiber ekspor tergantung dari spesifikasinya. Jika spesifikasi dari serat sabut kelapa tepat, tentu harganya cukup stabil pada perusahaan yang memproduksinya.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai coconut fiber dan produk turunan kelapa lainnya, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.